"Bulan Jatu Di Aswet" Bulan Bias cahaya melukis malam jadi taman. Kubayangkan kau di sini, dalam dekapan, Memetik angin mendawaikan lagu, seirama detak jantung memperjelas sesak kerinduan didadah. Kau tenggelamkan rembulandi teluk flaminggodan malam seperti rindutanpa surut dan selimut.Kau bulan yang jatu di Aswet, kau pendayung harapanku, kau adalah tepih muara di sebrang ituPerahumu, perahuku, merapat Seperti katakata gegap di dada.Di atas rakit kubangun rumah dan ranjang, bintang bintang kupetik, kugantung di pita rambutmu agar cayahanya terjaga memecah sunyi dari reruntuhan burba. Waja lentera berayun-ayun di mainkan bayu, kutenggelamkan jangkar cinta kedalam dasar hatimu saat percakapan mengalir dalam terang rembulantatap teduhmu tak pernah tuntas aku tafsirkan.

Postingan populer dari blog ini

Pelanggaran Pemilukada Tahun 2020. di kab. Asmat Papua.

Pemain Timnas; Kedatangan Kepala Negara.!